Kamis, 01 Oktober 2026
Pesta St. Teresia dari Kanak-kanak Yesus, Perawan-Pujangga Gereja, Pelindung Karya Misi
“Kegembiraan kita temukan tidak dalam hal-hal yang mengelilingi kita, melainkan dalam pusat jiwa.” (St. Teresia dari Lisieux)
Antifon Pembuka (bdk. Ul 32:10-12)
Tuhan membimbing dan mengajar Teresia, menjaganya laksana biji mata.
Tuhan membentangkan sayap sebagai rajawali dan membawanya serta dengan
aman sentosa. Hanya Tuhanlah pemimpinnya.
The Lord led her and taught her, and kept her as the apple of his eye.
Like an eagle spreading its wings he took her up and bore her on his
shoulders. The Lord alone was her guide.
Pada Misa hari ini ada Kemuliaan/Gloria
Doa Pagi
Allah, Bapa kami, Engkau membuka Kerajaan-Mu bagi orang kecil dan rendah
hati. Semoga dengan tabah kami menempuh jalan kecil Santa Teresia, dan
semoga berkat doanya kemuliaan-Mu yang abadi Kaunyatakan kepada kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus
Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan
Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Kitab Yesaya (66:10-14c)
"Aku mengalirkan kepadanya keselamatan dari sungai."
Bersukacitalah
bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-sorailah karenanya, hai semua
orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia
segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya! Hendaknya
kamu minum susu yang menyegarkan dan menjadi kenyang, hendaknya kamu
menghirup dan menikmati susu yang bernas. Sebab beginilah firman Tuhan:
Sungguh, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan
kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir. Kamu akan
menyusu, akan digendong, dan akan dibelai-belai di pangkuan. Seperti
seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah kamu akan Kuhibur; kamu akan
dihibur di Yerusalem. Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan
kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh lebat.Demikianlah sabda TuhanU. Syukur kepada Allah.
atau
Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus (12:31-13:13)
"Sekarang tinggal iman, harapan, dan kasih, namun yang paling besar diantaranya adalah kasih."
Saudara-saudara, berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang
paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.
Sekalipun aku dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan malaikat,
tetapi jika tidak mempunyai kasih, aku seperti gong yang berkumandang
dan canang yang gemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia bernubuat
dan mengetahui segala rahasia serta memiliki seluruh pengetahuan;
sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung,
tetapi jika tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.
Sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan
menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai
kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku. Kasih itu sabar, kasih
itu murah hati dan tidak cemburu. Kasih tidak memegahkan diri, tidak
sombong dan tidak bertindak kurang sopan. Kasih tidak mencari keuntungan
diri sendiri, tidak cepat marah dan tidak menyimpan kesalahan orang
lain. Kasih tidak bersukacita atas ketidakadilan, tetapi atas apa yang
benar. Kasih menutupi segala sesuatu, percaya akan segala sesuatu,
mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu. Kasih
tidak berkesudahan. Nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti, dan
pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap, dan
nubuat kita tidak sempurna. Tetapi bila yang sempurna tiba, hilanglah
yang tidak sempurna. Ketika masih kanak-kanak, aku berbicara seperti
kanak-kanak, merasa seperti kanak-kanak, dan berpikir seperti
kanak-kanak pula. Tetapi sekarang setelah menjadi dewasa, aku
meninggalkan sifat kanak-kanak itu. Sekarang kita melihat gambar yang
samar-samar seperti dalam cermin, tetapi nanti dari muka ke muka.
Sekarang aku mengenal secara tidak sempurna, tetapi nanti aku akan
mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal. Demikianlah
tinggal ketiga hal ini: iman, pengharapan dan kasih. Namun yang paling
besar di antaranya adalah kasih.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.