| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini |Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik |

CARI RENUNGAN

>
Facebook  X  Whatsapp  Instagram 

Orang Kudus hari ini: 17 Oktober 2026 St. Ignatius dari Antiokhia, Uskup dan Martir

 

Saudara-saudari terkasih, hari ini Gereja merayakan peringatan Santo Ignatius dari Antiokhia, salah satu tokoh fundamental dan bapa Gereja perdana yang warisan imannya terus menggema melintasi zaman. Sebagai murid langsung dari Rasul Yohanes dan Uskup Antiokhia ketiga yang meneruskan takhta keuskupan yang didirikan oleh Santo Petrus, Ignatius—yang juga dijuluki Theophorus atau "Pembawa Allah"—meneladankan dedikasi penggembalaan yang luar biasa bagi pertumbuhan awal kekristenan dan keselamatan jiwa-jiwa. Kesalehan dan kedalaman teologisnya terukir abadi melalui tujuh pucuk surat apostolik yang sangat bersejarah, yang ia tulis dalam perjalanannya sebagai tahanan menuju hukuman mati di Roma. Melalui korespondensi yang aktif dengan berbagai komunitas Kristen kuno serta para bapa Gereja lainnya, Santo Ignatius meletakkan dasar pemahaman ajaran yang amat penting; dialah salah satu tokoh pertama yang menggunakan istilah "Gereja Katolik" untuk menggambarkan keutamaan jemaat, serta dengan gigih mempertahankan ajaran tentang kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi dan pentingnya kesatuan umat di bawah bimbingan uskup.

Sabtu, 17 Oktober 2026 Peringatan Wajib dari Ignasius dari Antiokhia, Uskup dan Martir

Sabtu, 17 Oktober 2026
Peringatan Wajib dari Ignasius dari Antiokhia, Uskup dan Martir
   
“Tidak ada yang lebih baik daripada perdamaian, yang melaluinya semua peperangan baik yang bersifat surgawi maupun duniawi akan menjadi sia-sia.”—Santo Ignasius dari Antiokhia
    

Antifon Pembuka (Gal 2:19-20)

Aku disalibkan bersama Kristus. Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri, melainkan Kristuslah yang hidup di dalam diriku. Aku hidup di dalam kepercayaan akan Putra Allah, yang mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya bagiku.

I am crucified with Christ, yet I live; no longer I, but Christ lives in me. I live by faith in the Son of God, who has loved me and given himself up for me.
   

Doa Pagi


Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Engkau meluhurkan tubuh Kristus, yaitu umat-mu, berkat kesaksian jaya para martir yang kudus. Pada hari ini kami kenangkan Santo Ignasius, yang mencapai keluhuran abadi karena penderitaannya. Kami mohon, bantulah kiranya kami juga dan lindungilah kami senantiasa. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.       
           

Lauren/flickr (CC BY-NC-ND 2.0)


Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Efesus (1:15-23)

"Allah mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya dalam surga."

Saudara-saudara, aku telah mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu kepada semua orang kudus. Maka aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kalian, dan dalam doaku kalian selalu kukenangkan. Kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mahamulia, aku mohon supaya kalian diberi-Nya Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar; supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kalian mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya, yaitu betapa kaya kemuliaan yang dijanjikan akan diwarisi oleh orang-orang kudus dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya. Kekuatan itu sesuai dengan daya kuasa Allah yang berkarya dalam Kristus, yakni kuasa yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati serta menempatkan Dia di sisi kanan Allah dalam surga. Di situ Kristus jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa, kekuasaan dan kerajaan serta tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan saja di dunia ini, melainkan juga di dunia yang akan datang. Segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan Allah kepada Jemaat sebagai kepala dari segala yang ada. Jemaat itulah tubuh-Nya, yakni kepenuhan diri-Nya, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 16 Oktober 2026 St. Hedwig dan St. Margaret Maria Alacoque

 
St. Hedwig - Public Domain
 
Hari ini, kita sebagai umat Katolik dipanggil untuk mengikuti teladan yang baik yang diberikan oleh para pendahulu kita yang beriman, yaitu St. Hedwig dan St. Margaret Maria Alacoque, yang iman dan kehidupannya telah menjadi teladan dan baik, dan yang juga harus kita ikuti dalam ekspresi iman kita sendiri. Mereka telah menunjukkan kepada kita bagaimana seharusnya kita hidup, dalam mengarahkan diri kita kepada Tuhan dengan ketulusan hati dan keinginan untuk mengasihi-Nya.   
 
  St. Hedwig, juga dikenal sebagai St. Hedwig dari Silesia, adalah Adipati Wanita Silesia sebagai permaisuri Adipati Silesia, dan terkenal karena kesalehan dan dedikasinya yang besar kepada Tuhan. Sementara itu, St. Margareta Maria Alacoque adalah seorang biarawati religius Prancis yang juga terkenal karena imannya kepada Tuhan, serta karena telah menerima penglihatan dan wahyu dari Tuhan, yang telah menunjukkan Hati Kudus-Nya kepadanya.
 
St. Hedwig dari Silesia menikah dengan pewaris Adipati Silesia ketika ia baru berusia dua belas tahun, dan ia terlibat sepanjang hidupnya. Selama bertahun-tahun, ia terlibat dalam intrik dan politik istana yang melibatkan suaminya, yang berjuang mempertahankan otoritas adipati sekaligus memperluas kekuasaan dan pengaruhnya terhadap kadipaten-kadipaten saingan dan penguasa lainnya. Pada suatu kesempatan, St. Hedwig menjadi perantara bagi suaminya, ketika suaminya ditawan, dan suaminya dibebaskan berkat usahanya. Kebajikan dan tindakan baik St. Hedwig membantu suaminya dalam pemerintahannya, dan juga menjadi inspirasi besar bagi banyak orang pada masanya. Baik St. Hedwig maupun suaminya, Adipati Henry dari Silesia, sangat saleh dan setia kepada Tuhan. Ketika ia menjanda setelah puluhan tahun menikah, ia pindah ke sebuah biara dan mengabdikan sisa hidupnya dalam pengabdian kepada Tuhan.

Jumat, 16 Oktober 2026 Hari Biasa Pekan XXVIII

 
Jumat, 16 Oktober 2026
Hari Biasa Pekan XXVIII
  
Berdoa dengan giat berarti mengetuk pintu pada Tuhan. (St. Agustinus)

  

Antifon Pembuka (Mzm 33:12-13)
 
Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya. Dari surga Allah memandang dan melihat semua anak manusia.
 
Doa Pagi

Allah Bapa Mahapengasih, Engkau selalu memperhatikan segala sesuatu yang hidup. Baik manusia maupun makhluk lainnya merasa aman tenteram di hadapan-Mu. Semoga penyelenggaraan-Mu meresap dalam hidup kami dan membuat kami penuh belas kasih terhadap siapa pun di sekitar kami. 
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.      
       
Credit: PaoloGaetano/istock.com
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus (1:11-14)       
 
"Kami sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus dan kalian pun telah dimeteraikan dengan Roh Kudus."
       
Saudara-saudara, dalam Kristus kami mendapat bagian yang dijanjikan Allah, yakni kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan-keputusan kehendak-Nya; kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, ditentukan supaya menjadi pujian bagi kemuliaan-Nya. Tetapi di dalam Dia kalian pun telah mendenagr sabda kebenaran, yaitu Injil keselamatan; dan setelah percaya akan Injil itu, kalian pun dimeteraikan dengan Roh Kudus yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus ini adalah jaminan bahwa kita akan memperoleh seluruh warisan, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Support renunganpagi.id


 Sahabat terkasih,
​Terima kasih telah menjadikan renunganpagi.id bagian dari ruang perjumpaan Anda dengan Tuhan hari ini. Kami sungguh bersukacita jika pesan ini boleh menjadi saluran berkat yang meneguhkan hati Anda.
​Kami rindu agar kasih Kristus dapat menyentuh lebih banyak orang secara berkesinambungan. Perlu kita ketahui bersama, operasional dan pengelolaan website renunganpagi.i.d memerlukan alokasi waktu, tenaga, serta biaya pemeliharaan.
​Jika Anda tergerak untuk berjalan bersama kami dalam misi digital ini, persembahan kasih melalui QRIS akan sangat membantu menjamin keberlangsungan pelayanan ini. Dukungan Anda adalah benih kebaikan yang menjaga renungan ini tetap aktif dan menjangkau lebih banyak jiwa.
​Semoga Bapa yang Mahabaik senantiasa melimpahkan rahmat-Nya dalam setiap langkah Anda.



Kamis, 15 Oktober 2026 Peringatan Wajib St. Teresia dari Avila, Perawan dan Pujangga Gereja

 
Kamis, 15 Oktober 2026
Peringatan Wajib St. Teresia dari Avila, Perawan dan Pujangga Gereja 
    
“Ingatlah, tidak ada senjata yang lebih baik daripada salib” (St. Teresa dari Avila)


Antifon Pembuka (Mzm 8:2)

Ya Tuhan, Allah kami, betapa mulia nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu luhur mengatasi langit.

Doa Pagi 
 
Allah Bapa yang bersemayam di istana mulia, atas dorongan Roh Kudus, Santa Teresia telah menunjukkan kepada umat-Mu jalan menuju kesempurnaan. Semoga budi kami selalu dibimbing oleh ajarannya dan hati kami dikobarkan oleh keinginan akan kesucian.  Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.      
         
Pedro Ribeiro Simões from Lisboa, Portugal (CC BY 2.0)




Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus (1:1-10)
      
"Allah telah memilih kita sebelum menciptakan jagat raya."
    
Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah, kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang yang percaya dalam Kristus Yesus. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kalian. Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di surga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercela di hadapan-Nya. Dengan kasih, Allah telah menentukan kita menjadi anak-Nya oleh perantaraan Yesus Kristus sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita dalam Dia yang dikasihi-Nya. Sebab dalam Kristus dan oleh darah-Nya, kita telah memperoleh penebusan, yaitu pengampunan dosa menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang Ia lempahkan kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. Sebab Allah telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya dalam Kristus, sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan segala sesuatu dalam Kristus sebagai kepala, baik yang di surga maupun yang di bumi.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 14 Oktober 2026 Paus St. Kalistus I, Martir

CC0

 
 
 Hari ini, Gereja  memperingati Paus St. Kalistus I adalah Paus dan Uskup Roma dan Wakil Kristus, penerus Rasul Santo Petrus, pada masa sulit dalam sejarah Gereja, seperti pada saat itu, penganiayaan sedang merajalela melawan Gereja dan umat Kristiani di seluruh Kekaisaran Romawi. Penindasan dan penderitaan sering kali menjadi bagian dari kehidupan banyak umat Tuhan yang setia, yang harus menanggung penderitaan tersebut hanya karena iman mereka kepada Tuhan.

Di tengah semua itu, Paus St. Kalistus I yang merupakan diakon dan asisten Paus St. Zephyrinus, dalam mengelola katakombe kota Roma, melayani kebutuhan umat Tuhan di Keuskupan Roma, dan kemudian akhirnya menjadi penerus Paus St. Zephyrinus yang sama, ia telah melibatkan dirinya dalam banyak pekerjaan dan pelayanan demi umat Tuhan, memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani mereka. Tuhan telah memanggil Paus St. Callistus I untuk menjadi Vikaris-Nya, dan dia melaksanakan tugas-tugasnya dengan sangat tekun, dalam mengayomi semua umat Allah, termasuk mereka yang telah murtad dan jatuh ke dalam dosa. Pada saat itu, masalah menyambut dan mengizinkan orang-orang Kristen yang sudah murtad yang menyerah pada tekanan untuk menyembah dewa-dewa dan berhala-berhala kafir, baik karena pilihan atau tidak, telah menyebabkan perpecahan dan perselisihan besar dalam Gereja.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id

renunganpagi.id 2026 -

Privacy Policy