Sabtu, 17 Oktober 2020
Peringatan Wajib dari Ignatius dari Antiokhia, Uskup dan Martir
“Berhati-hatilah, untuk melaksanakan satu perayaan Ekaristi. Sebab
terdapat satu Tubuh Tuhan kita, Yesus Kristus, dan satu piala Darah-Nya
yang membuat kita satu, dan satu altar, sama seperti terdapat satu Uskup
bersama dengan para imam dan diakon, sesama pelayan seperti saya.” (St.
Ignatius dari Antiokhia)
Antifon Pembuka (Gal 2:19-20)
Aku disalibkan bersama Kristus. Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku
sendiri, melainkan Kristuslah yang hidup di dalam diriku. Aku hidup di
dalam kepercayaan akan Putra Allah, yang mengasihi aku dan menyerahkan
diri-Nya bagiku.
I am crucified with Christ, yet I live; no longer I, but Christ lives in
me. I live by faith in the Son of God, who has loved me and given
himself up for me.
Doa Pembuka
Allah Bapa yang kekal dan kuasa, Engkau meluhurkan tubuh Kristus, yaitu
umat-mu, berkat kesaksian jaya para martir yang kudus. Pada hari ini
kami kenangkan Santo Ignasius, yang mencapai keluhuran abadi karena
penderitaannya. Kami mohon, bantulah kiranya kami juga dan lindungilah
kami senantiasa. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan
kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Saudara-saudara, aku telah mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu kepada semua orang kudus. Maka aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kalian, dan dalam doaku kalian selalu kukenangkan. Kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mahamulia, aku mohon supaya kalian diberi-Nya Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar; supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kalian mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya, yaitu betapa kaya kemuliaan yang dijanjikan akan diwarisi oleh orang-orang kudus dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya. Kekuatan itu sesuai dengan daya kuasa Allah yang berkarya dalam Kristus, yakni kuasa yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati serta menempatkan Dia di sisi kanan Allah dalam surga. Di situ Kristus jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa, kekuasaan dan kerajaan serta tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan saja di dunia ini, melainkan juga di dunia yang akan datang. Segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan Allah kepada Jemaat sebagai kepala dari segala yang ada. Jemaat itulah tubuh-Nya, yakni kepenuhan diri-Nya, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan, do = d, 2/4, PS 832.
Ref. Betapa megah nama-Mu, Tuhan, di seluruh bumi.
Ayat. (Mzm 8:4-5.6-7.8-9; R: 2a)
1. Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kau pasang. Apakah manusia sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
2. Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah, Kau mahkotai dengan kemuliaan dan semarak. Kauberi dia kuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kautundukkan dibawah kakinya.
3. Domba, sapi, dan ternak semuanya, hewan di padang dan margasatwa, burung di udara dan ikan di laut, dari semua yang melintasi arus lautan.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya.
Ayat. (Yoh 15:26b.27a)
Sekali peristiwa Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Barangsiapa mengakui Aku di depan manusia, akan diakui pula oleh Anak Manusia di depan para malaikat Allah. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, ia akan disangkal pula di depan para malaikat Allah. Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni. Tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, tidak akan diampuni. Apabila kalian dihadapkan kepada majelis atau pemerintah, atau penguasa, janganlah kalian kuatir bagaimana dan apa yang harus kalian katakan untuk membela dirimu. Sebab pada saat itu juga Roh Kudus akan mengajarkan kepadamu apa yang harus kalian katakan.”
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.
Renungan
Istilah penistaan atau menghujat dapat secara umum didefinisikan sebagai segala sesuatu mulai dari sikap tidak hormat yang menantang hingga tindakan penistaan yang disengaja.
Karenanya itu bisa berarti tindakan seperti mengutuk Tuhan atau dengan sengaja merendahkan hal-hal yang berhubungan dengan Tuhan.
Itu juga bisa menghubungkan beberapa kejahatan dengan Tuhan, atau menyangkal beberapa kebaikan yang seharusnya dikaitkan dengan-Nya.
Namun kita percaya bahwa Tuhan adalah maha pengasih dan pengampun dan Dia akan mengampuni kita bahkan jika kita telah melakukan dosa yang paling keji.
Jadi apa yang Yesus maksudkan ketika Dia berkata bahwa "Barangsiapa menghujat Roh Kudus tidak akan diampuni"?
Tujuan dari kalimat ini adalah untuk menguatkan murid-murid dalam menghadapi penganiayaan dan untuk mencegah mereka jatuh ke dalam kemurtadan (melepaskan iman) karena kepengecutan atau keraguan.
Itu juga dimaksudkan sebagai peringatan - dosa hanya bisa dimaafkan jika ada pertobatan.
Jadi dengan kata lain, ini bukanlah apakah Tuhan akan mengampuni; Ini adalah pertanyaan apakah kita ingin bertobat atau tidak.
Karena seiring dengan pertobatan juga ada kepercayaan pada kasih dan belas kasihan dan pengampunan Tuhan.
Untuk dapat menyatakan itu berarti berdiri di hadapan orang lain dan bersaksi kepada Tuhan dan semua yang telah Dia lakukan untuk kita.. (RENUNGAN PAGI)
Antifon Komuni
Aku ini gandum Kristus, yang harus digiling geraham binatang menjadi roti murni.
I am the wheat of Christ to be ground by the teeth of beasts, that I may be found to be pure bread.