Selasa, 29 Juli 2014
Peringatan Wajib Sta. Marta
Gereja mengajarkan bahwa setiap jiwa rohani langsung diciptakan Allah Bdk. Pius XII. Ens. "Humani generis" 1950: DS 3896; SPF 8. - ia tidak dihasilkan oleh orang-tua - dan bahwa ia tidak dapat mati Bdk. Konsili Lateran V 1513: DS 1440.:
ia tidak binasa, apabila pada saat kematian ia berpisah dari badan, dan
ia akan bersatu lagi dengan badan baru pada hari kebangkitan.
(Katekismus Gereja Katolik, 366)
Antifon Pembuka (Luk 10:38)
Yesus memasuki sebuah dusun, dan seorang wanita bernama Marta menyambut-Nya ke dalam rumahnya.
Doa Pagi
Alah Bapa kami, Putra-Mu telah mengalahkan kematian berkat wafat-Nya di
kayu salib dan berkat kebangkitan-Nya, Ia memulihkan kehidupan kami.
Kami mohon, semoga Roh-Mu tinggal di dalam diri kami dan membimbing kami
menuju pada kehidupan yang baru. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan
kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan
berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Dosa bangsa terpilih selalu membuat remuk redam sang nabi. Doa nabi
selalu menjadi perpanjangan mulut penyesalan dosa bangsanya. Harapannya
tentu Allah memberikan belas kasihan dan pengampunan dosa-dosanya untuk
dapat kembali pada jalan Allah.
Bacaan dari Kitab Yeremia (14:17-22)
Air mataku bercucuran siang dan malam tiada hentinya, sebab anak dara,
puteri bangsaku, dilukai dengan luka parah, luka yang sama sekali tak
tersembuhkan. Apabila aku keluar ke padang, di sana ada orang-orang yang
mati terbunuh oleh pedang! Apabila aku masuk ke dalam kota, di sana ada
orang-orang sakit kelaparan.” Bahkan baik nabi maupun imam menjelajah
negeri yang tidak dikenalnya. Telah Kautolakkah Yehuda sama sekali?
Telah merasa muakkah Engkau terhadap Sion? Mengapakah kami Kaupukul
sedemikian, hingga tidak ada lagi kesembuhan bagi kami? Kami
mengharapkan damai sejahtera, namun tiada sesuatu yang baik. Kami
mengharapkan kesembuhan, namun hanya ada kengerian. Ya Tuhan, kami insaf
akan kejahatan kami, dan akan kesalahan leluhur kami; kami sungguh
telah berdosa terhadap-Mu; janganlah kiranya menolak kami, dan janganlah
Engkau menghinakan tahta kemuliaan-Mu! Ingatlah akan perjanjian-Mu
dengan kami, janganlah kiranya membatalkannya. Adakah yang dapat
menurunkan hujan di antara para dewa kesia-siaan bangsa-bangsa itu? Atau
dapatkah langit sendiri memberi hujan lebat? Bukankah hanya Engkau
saja, ya Tuhan Allah kami, pengharapan kami, yang membuat semuanya itu?
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan
Ref. Demi kemuliaan nama-Mu, lepaskanlah kami dan ampunilah dosa kami oleh karena nama-Mu!
Ayat. (Mzm 34:2-3, 4-5,6-7,8-9,10-11)
1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian kepada-Nya selalu
ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah; biarlah orang-orang
yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
2. Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita bersama-sama
memasyhurkan nama-Nya. Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku,
dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.
3. Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan
tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru, dan
Tuhan mendengarkan, Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.
4. Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takwa, lalu
meluputkan mereka. Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan!
Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
5. Takutlah akan Tuhan, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab orang yang
takut akan Dia takkan berkekurangan. Singa-singa muda merasa kelaparan,
tetapi orang-orang yang mencari Tuhan tidak akan kekurangan suatu pun.
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. Akulah terang dunia. Barangsiapa mengikut Aku, ia tidak berjalan dalam kegelapan, dan ia akan mempunyai terang hidup.
Marta dan Maria dua bersaudara yang sama-sama beriman pada Yesus. Mereka
mempunyai relasi dan komunikasi yang sangat akrab dengan Yesus. Yesus
menjadi andalan dalam hidupnya. Bahkan ketika salah satu dari
keluarganya meninggal tetap berharap berharap dan percaya pada Yesus
adalah Mesias, Anak Allah yang mempunyai kekuasaan besar.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (11:19-27)
"Akulah kebangkitan dan hidup!"
Menjelang hari raya Paskah, banyak orang Yahudi datang kepada Marta dan
Maria untuk menghibur mereka berhubung dengan kematian saudaranya.
Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya.
Tetapi Maria tinggal di rumah. Maka kata Marta kepada Yesus, ‘Tuhan,
sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi
sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala
sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya’. Kata Yesus kepada Marta,
“Saudaramu akan bangkit.” Kata Marta kepada-Nya, “Aku tahu bahwa ia akan
bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman.” Jawab Yesus,
“Akulah kebangkitan dan hidup! Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan
hidup walaupun sudah mati; dan setiap orang yang hidup serta percaya
kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal
ini?” Jawab Marta, “Ya Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak
Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.”
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.
atau
Cara pandang Tuhan bisa berbeda dengan cara pandang manusia. Bagi Tuhan,
sikap duduk tenang sambil mendengarkan Dia adalah sebuah pilihan
terbaik, seperti telah dilakukan oleh Maria. Sedangkan bagi Marta,
saudarinya, sibuk melayani dipandang sebagai yang terbaik.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (10:38-42)
"Marta, Marta, engkau khawatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara."
Sekali peristiwa dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem, tibalah Yesus di
sebuah kampung. Seorang wanita yang bernama Marta menerima Dia di
rumahnya. Wanita itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria
itu duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, tetapi
Maria sibuk sekali melayani. Marta mendekati Yesus dan berkata, “Tuhan,
tidakkah Tuhan peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang
diri? Suruhlah dia membantu aku!” Tetapi Yesus menjawabnya, “Marta,
Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, padahal
hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik,
yang tidak akan diambil dari padanya.”
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U. Sabda-Mu adalah jalan, kebenaran, dan hidup kami.
Renungan
Apa jadinya dunia tanpa Allah? Hanya ada peperangan dan malapetaka.
Bahkan nabi dan imam pun sebagai andalan relasi dengan Sang Khalik,
berkeliaran tanpa tujuan. Pribadi-pribadi menarik seperti Santa Marta
dan Santa Maria, menjadi teladan hidup sejati. Menjadi sahabat Allah dan
kerap mendapat kunjungan Tuhan Yesus. Rahasianya adalah bila ada cinta
kasih, selalu berkanjang dalam doa dan penuh kepercayaan berharap
kepada-Nya, maka hadirlah Tuhan. Apakah keluarga Anda ingin mendapat
kunjungan kasih dari Tuhan Yesus?
Doa Malam
Yesus Sang Terang sejati, kedatangan-Mu selalu membawa perubahan. Semoga
aku rela melayani sesamaku dan rela berbagi dengan mereka yang sangat
membutuhkan, baik secara rohani maupun jasmani. Amin.