Sabtu, 24 Agustus 2024
Pesta St. Bartolomeus, Rasul
Pencurahan darah Kristus adalah sumber kehidupan Gereja. Santo Yohanes,
sebagaimana kita tahu, melihat dalam air dan darah yang mengalir dari
Tubuh Tuhan kita dari situlah terpancar kehidupan ilahi yang diberikan
oleh Roh Kudus dan dikomunikasikan kepada kita dalam sakramen-sakramen
(Yoh 19:34; lih 1 Yoh 1 : 7; 5: 6-7). Surat Ibrani menjelaskan, kita
bisa mengatakan, keterlibatan liturgi dari misteri ini. Yesus, oleh
penderitaan dan kematian-Nya, mempersembahkan diri-Nya pada Roh yang
abadi, telah menjadi Imam Agung kita dan "Pengantara dari perjanjian
baru" (Ibr 9:15). Firman ini menggemakan kata-kata Tuhan kita sendiri
pada Perjamuan Terakhir, ketika ia menetapkan Ekaristi sebagai sakramen
Tubuh-Nya, diberikan untuk kita, dan Darah-Nya, Darah perjanjian baru
dan kekal dicurahkan untuk pengampunan dosa (lih Mk 14:24; Mat 26:28;
Luk 22:20). (Paus Benediktus XVI; Homili Katedral Darah Dari Tuhan kita
Yesus Kristus Yang Paling Berharga, Westminster)
Antifon Pembuka (Mzm 96(95):2-3)
Maklumkanlah keselamatan Tuhan hari demi hari, wartakanlah kemuliaan-Nya di antara para bangsa.
Proclaim the salvation of God day by day; tell among the nations his glory.
Pada Misa ini ada Madah Kemuliaan
Doa Pagi
Allah Bapa, Raja Mahamulia, penyelamat manusia, teguhkanlah iman di
dalam diri kami. Dengan iman Rasul Bartolomeus sudah terpaut pada
Kristus dengan hati tulus ikhlas. Semoga berkat doanya Gereja-Mu menjadi
tanda dan saluran keselamatan untuk segala bangsa. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus
Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan
Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.
Bacaan dari Kitab Wahyu (21:9b-14)
"Tembok kota kudus dibangun atas dua belas batu dasar."
Aku, Yohanes, mendengar seorang malaikat berkata kepadaku, “Marilah ke
sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak
Domba.” Lalu, di dalam roh aku dibawanya ke atas sebuah gunung yang
besar lagi tinggi, dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus,
Yerusalem, turun dari surga, dari Allah. Kota itu penuh dengan kemuliaan
Allah, dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan
permata yaspis, jernih seperti kristal. Temboknya besar lagi tinggi,
pintu gerbangnya dua belas buah. Di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua
belas malaikat, dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel.
Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang, di sebelah utara tiga
pintu gerbang, di sebelah selatan tiga pintu gerbang, dan di sebelah
barat tiga pintu gerbang. Tembok kota itu mempunyai dua belas batu
dasar, dan di atasnya tertulis nama kedua belas rasul Anak Domba.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.