| Home | Bacaan Harian | Support Renungan Pagi | Renungan Minggu Ini | Kisah Para Kudus | Katekese Iman Katolik | Privacy Policy |

CARI RENUNGAN

>

Orang Kudus hari ini: 26 Mei 2023 St. Filipus Neri, Imam

Didier Descouens CC

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, hari ini Gereja memperingati St Filipus Neri yang dikenal sebagai seorang imam dan hamba Tuhan, dikenal sebagai 'Rasul Kedua Roma' setelah St Petrus sendiri, untuk semua upaya yang telah dilakukannya untuk memuliakan Tuhan dan untuk menyebarkan Kabar Baik Tuhan dan keselamatan-Nya.  Ia lahir di Florence, Italia, dan pindah ke Roma pada tahun 1533. Dia ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1551. Dia mendirikan Kongregasi Oratorium, yang masih tetap sibuk dan aktif hingga hari ini, dan dia banyak berkontribusi dalam misinya untuk pelayanan kepada mereka yang kurang beruntung dan banyak dari mereka yang telah jatuh ke dalam jalan dosa di komunitas saat itu. Dia melayani para pelacur dan mereka yang sering dijauhi oleh orang lain, dan banyak yang diilhami untuk mengikuti teladannya, dan tidak sedikit yang menjadi pengikut Tuhan karena usahanya. St. Filipus Neri terutama dikenang karena selera humor dan kegembiraannya, serta spiritualitasnya yang sederhana dan lugas. Dia mendirikan komunitas orang percaya yang berkembang baik di dalam maupun di luar Kongregasi Oratoriumnya, dan membawa banyak orang lebih dekat kepada Tuhan. Santo Filipus Neri wafat pada tahun 1595 dan dikanonisasi pada tahun 1622. Ia dihormati sebagai pelindung kota Roma.

Meditasi Antonio Kardinal Bacci tentang kekudusan (Bagian 2)

 Pernahkah Anda mengalami kegembiraan mendaki gunung pada hari musim panas dan menemukan salah satu danau pegunungan kecil itu, sebuah cermin kecil yang memantulkan kebiruan langit? Atau pernahkah Anda melihat seorang bayi tersenyum dalam tidurnya yang seperti bidadari dan terpesona oleh visi kepolosan ini? Akhirnya, pada suatu malam yang tenang dan cerah, tentunya Anda telah mempelajari langit bertabur bintang dan begitu terpesona oleh keindahan pemandangan itu sehingga Anda dapat berseru bersama Pemazmur: “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya.” (Mzm. 18 (19):1) Ini hanyalah gambaran samar dari keindahan dan kemurnian perawan Maria. Jiwanya adalah yang paling murni dan terindah dari seluruh ciptaan manusia dan malaikat, karena tidak ada orang lain yang pernah diangkat ke martabat Keibuan Allah. Dia dikandung bebas dari semua noda dosa asal dan diperkaya dengan segala rahmat. Dalam rahimnya yang murni dia mengandung Bayi Yesus. Kemudian dia memeluk-Nya dekat dengan hatinya; dia hidup untuk-Nya dan akhirnya mati demi cinta-Nya.

Meditasi Antonio Kardinal Bacci tentang Kekudusan (Bagian 1)

Public Domain

 

 Tuhan adalah asal utama dari semua kekudusan. Tetapi Perawan Terberkati memberi kita Yesus, yang adalah Penebus kita, dan sumber rahmat. Untuk alasan ini dia dapat disebut sumber rahmat, saluran air ilahi, seperti yang dikatakan St. Bernardus, yang melaluinya kehidupan supernatural rahmat dibawa kepada kita. (Dalam adv. Domini, Serm. 2, n.5) Terlebih lagi, dia penuh rahmat dan luar biasa dalam kekudusan; sebagai Bunda Allah dia dapat memperoleh apa saja untuk kita dari Putra ilahi-Nya, karena “adalah kehendak Allah bahwa kita menerima segala sesuatu melalui tangan Maria.” (St. Bernardus, In Nativ. B.M.V., Serm., n. 7) Ketiga, bahkan dengan teladannya dia bisa menjadi sumber kesucian bagi kita. Jika kita mempelajari kerendahan hatinya yang luar biasa, kita akan belajar untuk menjadi rendah hati, karena keberdosaan kita memberi kita alasan yang baik untuk merendahkan diri. Jika kita bermeditasi pada kesuciannya yang tak ternoda, kita akan mengalami keinginan dan cinta yang besar untuk kebajikan yang indah ini dan akan meminta bantuannya dalam setiap bahaya untuk menyelamatkan kita dari kenajisan. Kemudian mari kita renungkan cintanya yang kuat kepada Tuhan dan manusia. Kasihnya mendorong hati keibuannya untuk mempersembahkan sebagai Korban ilahi yang dipakukan Putranya di kayu Salib. Jika kita merenungkan sifat kasihnya, kita juga akan merasa terdorong untuk mencintai Tuhan di atas segalanya dan untuk berdoa, bekerja, dan berkorban demi keselamatan sesama kita. Marilah kita selalu memiliki gambar Bunda surgawi kita di benak kita dan kita akan terinspirasi untuk mencari kesempurnaan dalam semua tindakan kita.

Jumat, 26 Mei 2023 Peringatan Wajib St. Filipus Neri, Imam (Novena Roh Kudus hari Kedelapan)

 

Jumat, 26 Mei 2023
Peringatan Wajib St. Filipus Neri, Imam  (Novena Roh Kudus hari Kedelapan)

“Serahkan dirimu ke dalam pelukan Tuhan dan yakinlah bahwa jika Dia menginginkan sesuatu darimu, Dia akan membuatmu cocok untuk pekerjaan itu dan memberimu kekuatan.”—Santo Filipus Neri

    
DOA NOVENA ROH KUDUS LIHAT DI PUJI SYUKUR MULAI NOMOR. 90
  
Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Doa Penerangan Roh Kudus PS 147


Ya Bapa, utuslah Roh Kudus memenuhi hati umat-Mu, dan menyalakan di dalamnya api cinta-Mu.

P. Utuslah Roh-Mu, maka semuanya akan dicipta kembali.
U. Dan Engkau akan membaharui muka bumi.

Marilah kita berdoa (hening).
Ya Allah, Engkau telah mengajar hati umat-Mu dengan penerangan Roh Kudus. Berilah supaya berkat Roh yang kudus ini kami senantiasa berpikir benar, bertindak bijaksana, serta selalu bergembira karena penghiburan-Nya. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
      
Antifon Pembuka (bdk. Rm 5:5, 8:11)

Cinta kasih Allah dicurahkan ke dalam hati kita berkat Roh-Nya yang tinggal dalam diri kita. 
 
The love of God has been poured into our heartsthrough the Spirit of God dwelling within us.
     
Pengantar
 
Filipus Neri lahir pada 21 Juli 1515 di Florence, Italia. Filipus ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1551. Dengan riang-gembira, jujur dan ramah, ia memberi semangat dan harapan kepada orang-orang di sekelilingnya. Banyak orang terhibur karenanya. Setiap hari di tempat pengakuannya dikerumuni banyak orang. Bahkan kardinal-kardinal pun datang meminta nasihat dan bimbingan kepadanya. Filipus Neri meninggal pada 26 Mei 1595 dan dibeatifikasi pada 11 Mei 1615 oleh Paus Paulus V serta dikanonisasi pada 12 Maret 1622 oleh Paus Gregorius XV. 
    
Doa Pagi

Allah Bapa, sumber kegembiraan kami, abdi-adi-Mu yang setia Kauluhurkan dengan kesucian mulia. Maka, kami mohon kepada-Mu, kobarkanlah dalam diri kami api Roh Kudus yang menyala-nyala dalam hati Santo Filipus Neri.
Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.         
  
Bacaan dari Kisah Para Rasul (25:13-21)     
  
"Yesus telah mati, tetapi dengan yakin Paulus mengatakan, bahwa Ia hidup."
     
Waktu Paulus ditahan dalam penjara di kota Kaisarea, datanglah Raja Agripa dengan Bernike ke Kaisarea untuk mengadakan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Festus. Karena mereka beberapa hari lamanya tinggal di situ, Festus memaparkan perkara Paulus kepada raja itu, katanya, “Di sini ada seorang tahanan yang ditinggalkan Gubernur Feliks pada waktu dia pergi. Ketika aku berada di Yerusalem, imam-imam kepala dan tua-tua orang Yahudi mengajukan dakwaan terhadap orang itu dan meminta supaya ia dihukum. Aku menjawab mereka, bahwa bukanlah kebiasaan pada orang-orang Roma untuk menyerahkan seorang terdakwa sebagai suatu anugerah sebelum ia dihadapkan dengan orang-orang yang menuduhnya dan diberi kesempatan untuk membela diri terhadap tuduhan itu. Karena itu mereka turut bersama-sama dengan aku ke mari. Pada keesokan harinya aku segera mengadakan sidang pengadilan dan menyuruh menghadapkan orang itu. Tetapi ketika para pendakwa berdiri di sekelilingnya, mereka tidak mengajukan suatu tuduhan pun tentang perbuatan jahat, seperti yang telah aku duga. Mereka hanya berselisih paham dengan dia tentang soal-soal agama mereka, dan tentang seorang yang bernama Yesus, yang sudah mati, tetapi dengan yakin Paulus mengatakan bahwa Ia hidup. Karena aku ragu-ragu bagaimana harus memeriksa perkara-perkara seperti itu, aku menanyakan apakah Paulus mau pergi ke Yerusalem, supaya perkaranya dihakimi di situ. Tetapi Paulus naik banding, Ia minta, supaya ia tinggal dalam tahanan, dan menunggu sampai perkaranya diputuskan oleh Kaisar. Karena itu aku menyuruh menahan dia sampai aku dapat mengirim dia kepada Kaisar.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Orang Kudus hari ini: 25 Mei 2023: St. Beda Venerabilis, Gregorius VII, Maria Magdalena dari Pazzi


Public Domain

 
Hari ini, Gereja memperingati tiga orang kudus yang kehidupan dan pengabdiannya kepada Tuhan dengan cara mereka sendiri memang menjadi sumber inspirasi dan harapan yang besar bagi kita masing-masing, dalam cara bagaimana kita dapat meniru teladan mereka dalam kehidupan kita sendiri. Mereka adalah St Beda Venerabilis, seorang imam dan biarawan terkenal, dan juga seorang sejarawan Gereja yang karya dan tulisan teologisnya membuatnya sangat dikenang dan dihormati sebagai salah satu Doktor Gereja, dan kemudian Paus St Gregorius VII, yang mereformasi Gereja dan memimpin Gereja melewati saat yang penuh gejolak dan sulit di mana perpecahan dan pertikaian antara otoritas agama dan sekuler mencapai puncaknya. Juga St. Maria Magdalena de 'Pazzi, seorang perawan yang berdedikasi dan wanita suci, yang hidupnya sebagai seorang religius dan pengalamannya sebagai mistik menginspirasi banyak orang selama hidupnya dan sesudahnya.

Kamis, 25 Mei 2023 Hari Biasa Pekan VII Paskah --- Novena Roh Kudus hari Ketujuh

Kamis, 25 Mei 2023
Hari Biasa Pekan VII Paskah --- Novena Roh Kudus hari Ketujuh

   
"Yesus dan Bunda-Nya melihat tujuan ke mana kita semua dipanggil, asal kita membiarkan diri disembuhkan dan diubah oleh Roh Kudus." --- St. Yohanes Paulus II
     
DOA NOVENA ROH KUDUS LIHAT DI PUJI SYUKUR MULAI NOMOR. 90
     

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Doa Penerangan Roh Kudus PS 147


Ya Bapa, utuslah Roh Kudus memenuhi hati umat-Mu, dan menyalakan di dalamnya api cinta-Mu.

P. Utuslah Roh-Mu, maka semuanya akan dicipta kembali.
U. Dan Engkau akan membaharui muka bumi.

Marilah kita berdoa (hening).
Ya Allah, Engkau telah mengajar hati umat-Mu dengan penerangan Roh Kudus. Berilah supaya berkat Roh yang kudus ini kami senantiasa berpikir benar, bertindak bijaksana, serta selalu bergembira karena penghiburan-Nya. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
  
Antifon Pembuka (Mzm 119:85.46)
  
     Marilah kita menghadap takhta kasih karunia dengan penuh harapan untuk memperoleh rahmat dan mendapat pertolongan pada waktunya. Alleluya. 
      
With boldness let us approach the throne of grace, that we may receive mercy and find grace as a timely help, alleluia.


Doa Pagi

   
Allah Bapa Mahabaik, Putra-Mu telah Kauutus mendatangi kami, mencari yang tersesat jalannya. Semoga mata kami terbuka terhadap yang baik. Ajarilah kami mendengarkan sabda pengampunan-Mu. Tabahkanlah hati kami bila semangat kami mengendor dan ingatkanlah kami akan keagungan karya-Mu dengan penuh rasa syukur. Sebab Dialah Tuhan, yang hidup dan berkuasa, bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa. Amin.

      
Bacaan dari Kisah Para Rasul (22:30.23:6-11)
   
 
"Hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma."
     
Setelah Paulus ditangkap di Kota Yerusalem, kepala pasukan ingin mengetahui dengan teliti apa yang dituduhkan orang-orang Yahudi kepada Paulus. Karena itu ia menyuruh mengambil Paulus dari penjara dan memerintahkan supaya imam-imam kepala dan seluruh Mahkamah Agama berkumpul. Lalu ia membawa Paulus dari markas dan menghadapkannya kepada mereka. Paulus tahu bahwa sebagian dari mereka itu termasuk golongan orang Saduki dan sebagian termasuk golongan orang Farisi. Oleh karena itu ia berseru dalam Mahkamah Agama itu, katanya, “Hai Saudara-saudaraku, aku adalah orang Farisi, keturunan orang Farisi; aku dihadapkan ke Mahkamah ini, karena aku mengharapkan kebangkitan orang mati.” Ketika Paulus berkata demikian, timbullah perpecahan antara orang-orang Farisi dan orang-orang Saduki, dan terbagi-bagilah orang banyak itu. Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa tidak ada kebangkitan, dan tidak ada malaikat atau roh, tetapi orang-orang Farisi mengakui kedua-duanya. Maka terjadilah keributan besar. Beberapa ahli Taurat dari golongan Farisi tampil ke depan dan membantah dengan keras, katanya, “Kami sama sekali tidak menemukan sesuatu yang salah pada orang ini! Barangkali ada roh atau malaikat yang telah berbicara kepadanya.” Maka terjadilah perpecahan besar, sehingga kepala pasukan takut, kalau-kalau mereka akan mengoyak-ngoyak Paulus. Karena itu ia memerintahkan pasukan supaya turun ke bawah dan mengambil Paulus dari tengah-tengah mereka lalu membawanya ke markas. Pada malam berikutnya Tuhan datang berdiri di sisi Paulus dan berkata kepadanya, “Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma.”
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = g, 2/4, PS 840
Ref. Jagalah aku, ya Tuhan, sebab pada-Mu aku berlindung.
atau Bahagia kuterikat pada Yahwe. Harapanku pada Allah Tuhanku.
Ayat. (Mzm 16:1-2.5.7-8.9-10.11; R: 5a)
1. Jagalah aku ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. Aku berkata kepada Tuhan, "Engkaulah Tuhanku, Engkau bagian warisan dan pialaku, Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku."
2. Aku memuji Tuhan yang telah memberikan nasihat kepadaku, pada waktu malam aku diajar oleh hati nuraniku. Aku senantiasa memandang kepada Tuhan karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
3. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorai, dan tubuhku akan diam dengan tentram; sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati dan tidak membiarkan orang kudus-Mu melihat kebinasaan.
4. Engkau memberitahukan kepadaku, ya Allah, jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat yang abadi.
 
Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat. (Yoh 17:23)
Semoga mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, ada di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, supaya dunia percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
       
Inilah Injil Suci menurut Yohanes (17:20-26)
   
"Supaya mereka sempurna menjadi satu."
    
Dalam perjamuan malam terakhir, Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi para pengikut-Nya, “Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, ada di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu. Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku, supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku, dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. Ya Bapa, Aku mau supaya di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, yakni mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”
Verbum Domini
(Demikianlah Sabda Tuhan)
U. Laus tibi Christe
(U. Terpujilah Kristus)

   
 
Renungan


Tidak seorang pun ingin berada di pengadilan dan diinterogasi tentang suatu pelanggaran. Itu menakutkan dan apa pun yang keluar dari mulut bisa merugikan dan bisa digunakan untuk melawan orang yang diinterogasi. Sekalipun bukan itu masalahnya, berada di depan sekelompok orang yang mempertanyakan tindakan dan keyakinan Anda tentu tidak menyenangkan. Itulah situasi yang dihadapi Santo Paulus ketika dia harus menghadapi imam-imam kepala dan Sanhedrin. Namun kata-kata yang keluar dari mulutnya bukan hanya karena kecerdasan dan kelihaiannya.Melainkan Roh Kudus yang mengilhami dia untuk mengatakan apa yang dia katakan. Roh Kudus adalah penolongnya dan membelanya. 
 
Roh Kudus juga akan mengilhami kita untuk mengatakan hal-hal yang akan menuntun orang lain untuk percaya kepada Yesus. Semoga kita peka terhadap bisikan Roh Kudus dan mengindahkan tanda-tanda yang ditunjukkan Roh Kudus kepada kita. Maka bersaksi tentang Yesus akan menjadi pengalaman yang penuh sukacita.
     
Orang Kudus hari ini: 25 Mei 2023: St. Beda Venerabilis, Gregorius VII, Maria Magdalena dari Pazzi 

Baca renungan lainnya di lumenchristi.id silakan klik tautan ini
 
 Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus PS 93

Datanglah, ya Roh Hikmat, turunlah atas diri kami, ajarlah kami menjadi orang bijak terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi; dan semoga kami Kaulepaskan dari belenggu dosa dunia ini.
 
Datanglah, ya Roh Pengertian, turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.
 
Datanglah, ya Roh Nasihat, dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini; semoga kami selalu melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat.
 
Datanglah, ya Roh Keperkasaan, kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kaukuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.
 
Datanglah, ya Roh Pengenalan akan Allah. Ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami, agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu.
 
Datanglah, ya Roh Kesalehan, bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikan-Mu; dan berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.
 
Datanglah, ya Roh takut akan Allah, ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu di manapun kami berada; tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu.  
 

Doa Roh Kudus PS 94

Allah Bapa yang mahakudus, kami bersyukur kepada-Mu karena Roh Kudus yang telah Kaucurahkan ke dalam hati kami. Kehadiran-Nya dalam hati kami telah membuat kami menjadi bait kehadiran-Mu sendiri, dan bersama Dia pula kami telah Kaulahirkan kembali menjadi anak-anak-Mu.


Dialah penghibur dan penolong yang Kauutus dalam nama Kristus. Dialah Roh Kebenaran yang memimpin kami kepada seluruh kebenaran. Semoga Dia mengajarkan segala sesuatu kepada kami dan mengingatkan kami akan firman yang telah dikatakan oleh Yesus, agar kami selalu dituntun oleh firman-Nya.


Melalui Roh Kudus-Mu ini sudilah Engkau membimbing Gereja-Mu, para pemimpin dan pembantu-pembantunya, dan berilah mereka kebijaksanaan yang sejati. Semoga karena bimbingan-Nya kami semua boleh menikmati buah-buah Roh: kasih, suka-cita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebajikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.


Melalui Roh Kudus-Mu pula sudilah Engkau membimbing umat-Mu untuk peka dan setia kepada kehendak-Mu, untuk tetap tabah dalam penderitaan, berani menjadi saksi Putra-Mu, berani menjadi pelayan sesama, dan menjadi terang serta garam dunia.


Semoga Roh Kudus selalu memimpin kami dengan lembut dan ramah, menuntun kami dengan cermat dan teguh; semoga Ia menjadi daya ilahi di dalam kehidupan beriman dan bermasyarakat, dan menghantar kami masuk ke dalam kemuliaan surgawi untuk berbahagia abadi bersama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.
       
Bapa Kami
 
Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
  
Doa Penutup PS 92


Allah yang mahakudus, curahkanlah Roh Kudus-Mu ke dalam diri kami, sehingga kami dapat melaksanakan kehendak-Mu dan layak menjadi milik-Mu. Demi Yesus Kristus, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin.


Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

   
Doa Malam

Allah, Bapa umat manusia, Engkau selalu memihak kaum papa miskin dan menyanggupi pertolongan kepada kaum tertindas. Perkenankanlah kami selalu berada di tengah-tengah kaum penderita dan tertindas agar dapat menemukan Dikau di situ dan terhitung sebagai kaum papa penderita. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin. 
 
 
 




RENUNGAN PAGI

 

 

Meditasi Antonio Kardinal Bacci tentang menyadari kehadiran Tuhan


Mari kita bayangkan sejenak bahwa kita menjadi buta dan selamanya terjerumus dalam kegelapan. Itu adalah pikiran yang tidak bahagia. Tidak pernah lagi melihat mereka yang kita sayangi, tidak pernah lagi melihat cahaya matahari atau kemegahan alam semesta. Kita harus merasa seolah-olah sendirian, karena kita harus bergantung hanya pada suara dan suara orang lain untuk berkomunikasi dengan dunia luar. Namun, seperti yang ditunjukkan St Agustinus, dalam komentarnya tentang keajaiban orang yang buta sejak lahir, kita semua kurang lebih buta dalam tatanan supernatural. Dunia adalah gambaran Allah, tetapi apakah kita melihat kehadiran-Nya dalam segala sesuatu yang mengelilingi kita? Bukankah lebih sering hal-hal yang diciptakan mengalihkan perhatian kita dan membuat kita melupakan Penciptanya, karena kita menganggapnya sebagai sarana untuk memuaskan kenyamanan dan ego kita sendiri? Kita harus memandang makhluk sebagai perantara yang membantu kita naik ke Tuhan, awal dan akhir dari semua ciptaan.

terima kasih telah mengunjungi renunganpagi.id, jika Anda merasa diberkati dengan renungan ini, Anda dapat membantu kami dengan memberikan persembahan kasih. Donasi Anda dapat dikirimkan melalui QRIS klik link. Kami membutuhkan dukungan Anda untuk terus menghubungkan orang-orang dengan Kristus dan Gereja. Tuhan memberkati

renunganpagi.id 2024 -

Privacy Policy